Beberapa faktor yang menyebabkan mereka menolak keras ajaran Muham mad adalah:
1. Ketakutan
Kehilangan Kekuasaan
Kaum kafir Quraisy tidak dapat
membedakan antara ke-Nabian dan kekuasaan. Di masa itu terjadi perebutan
kekuasaan antar suku. Dengan mengikuti ajakan Muhammad mereka menganggap bahwa
mereka mengakui kekuasaan Muhammad. Mereka menganggapbahwa dengan mengikuti
ajaran Muhammad maka telah tunduk kepada Nabi Muhammad dan Bani Hasyim.
2. Hilangnya
Status Sosial
Masyarakat Quraisy saat itu
hidup dalam kelompok-kelompok status sosial atau kasta. Ada kaum majikan dan
ada kaum budak. Budak yang dimiliki seseorang adalah golongan yang berkasta
rendah. Mereka bisa diperjual belikan dan hak-haknya sebagai manusia tidak
dihargai sama sekali. Para pembesar Quraisy pada umumnya memiliki status sosial
tinggi. Mereka keberatan jika status sosial mereka disamakan dengan yang lain.
Sementara Islam mengajarkan kepada manusia untuk saling menghargai satu sama
lain sebab derajat manusia adalah sama, yang membedakannya di sisi Allah
hanyalah Tingkat ketaqwaannya saja. Oleh menentang ajaran Islam.
3. Hilangnya
Perdagangan Patung
Orang kafir Quraisy adalah
Masyarakat penyembah berhala. Mebuat berhala merupakan mata pencaharian
masyarakat ketika itu. Mereka membuat berhala Latta, Uzza, Manat, Hubbal
kemudian dijual kepada orang-orang yang mengunjungi ka’bah yang nantinya
dijadikan sesembahan.
Sementara itu Islam mengajarkan
bahwa manusia hanya menyembah Allah semata dan tidak boleh menyembah selain
Allah. Jika mereka mengikutiajaran Islam maka mereka khawatir kalau mata
pencahariannya sebagai pembuat patung tersebut akan hilang.
Pada umumnya, orang kafir Quraisy
tidak senang menerima kehadiran agama Islam di tengah-tengah kehidupan mereka.
Para tokoh masyarakatnya mulai me nyebarkan isu yang tidak benar mengenai
ajaran yang dibawa Nabi Muhammad Saw. sehingga banyak masyarakat yang
terpengaruh oleh isu-isu yang menimbulkan fitnah tersebut.
Salah seorang tokoh masyarakat
Quraisy yang selalu menghalangi gerakan dakwah Nabi Muhammad Saw. adalah Abu
Lahab. Ia mulai menghasut masyara kat Arab Quraisy supaya membenci Nabi
Muhammad Saw. dan Islam. Bahkan Abu Thalib, paman Nabi yang memelihara dan
mengasuhnya sejak kecil juga dihasut untuk melarang Nabi Muhammad Saw. agar
tidak menyebarkan ajaran Islam. Ia mendapat ancaman dan dipaksa untuk memenuhi
keinginan masyarakat Quraisy tersebut.
Mereka yang tidak senang dengan
ajakan Nabi Muhammad Saw. terus beru saha mengganggu dan merintangi dakwah Nabi
dengan berbagai cara, termasuk penyiksaan dan pembunuhan. Di antara sahabat
Nabi Muhammad Saw. Yang mendapat siksaan dari kafor Quraisy adalah Bilal bin
Rabah, Yasr, Amr bin Yasir, Umayyah (isteri Yasir). Khabbah bin Aris, Ummu
Ubais, Zinnirah, Abu Fukai hah, Al-Nadyah, Amr bin Furairah, dan Hamamah.
Mereka menerima siksaan di luar batas perikemanusiaan, misalnya dipukul,
dicambuk, tidak diberi makan dan minum. Bilal dijemur di terik matahari dan
ditindih batu besar. Isteri Yasir yang bernama Sumayyah ditusuk dengan lembing
sampai terpanggang.






0 komentar:
Posting Komentar