‏‏ ‏‏ ‏‏ ‏‏

Selasa, 09 Juli 2024

Permulaan Dakwah Nabi Muhammad SAW

 

A.    PERMULAAN DAKWAH NABI MUHAMMAD SAW

Nabi Muhammad diangkat sebagai Nabi dan Rasul pada tanggal 17 Rama dhan, 13 tahun sebelum Hijrah (610 M) ketika Usia beliau genap tahun. Beliau diangkat ketika sedang bertahanus di gua Hira, sebuah di Jabal Nur yang terletak beberapa kilometer sebelah utara kota Mekkah. Pengangkatannya sebagai Nabi ditandai dengan turunnya Malaikat Jibril untuk menyampaikan wahyu yang per tama kali yakni QS. Al-‘Alaq [96] : 1-5.

Turunnya ayat Al-Qur’an pertama tersebut, dalam sejarah Islam dinamakan Nuzul Al-Qur’an. Setelah itu, turun wahyu kedua yaitu QS. Al-Mudassir [84] : 1-7. Surah Al-Mudassir berisi perintah Allah Swt agar Nabi Muhammad berdak wah menyiarkan ajaran Islam kepada umat manusia. Mulailah beliau berdakwah secara sembunyi-sembunyi berdasarkan QS. Asy Syuara’ [26] : 214.

Sejak itulah, mulailah Nabi Muhammad berdakwah kepada keluarga dan sa habat-sahabat terdekatnya. Beliau menjadikan rumah Al-Arqam bin Abil Arqam Al-Makhzumi sebagai pusat kegiatan dakwahnya.

Pada periode awal, Kerabat Nabi yang menerima dakwahnya antara lain istrinya, Siti Khadijah, sebagai wanita pertama yang masuk Islam. Lalu sepu punya, Ali bin Abi Thalib, sebagai orang yang pertama masuk Islam dari Anak. Budaknya, Zaid bin Haritsah, sebagai orang pertama masuk Islam dari golongan hamba sahaya. Dan sahabatnya, Abu Bakar Shiddiq, sebagai orang yang pertama masuk Islam dari laki-laki dewasa.

Selama 3 tahun Nabi Muhammad Saw. berdakwah secara sembunyi-sembu nyi, kemudian turunlah QS. Al Hijr [15] : 94 yang memerintahkan berdakwah secara terang-terangan.

Nabi Muhammad Saw. berdakwah secara terang-terangan ke seluruh lapisan masyarakat, baik golongan bangsawan maupun budak serta negeri-negeri lain di lakukan pertama kali di Bukit Shafa. Ketika itu, pamannya, Abu Lahab sangat menentang keras dakwah Nabi. Peristiwa tersebut diabadikan dengan surat Al Lahab.


 

 


0 komentar:

Posting Komentar